Sabtu, 31 Januari 2015
Sabtu, 08 Februari 2014
Virus
Posted on 14.07 by adikasubrata
Virus komputer merupakan
program komputer
yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam
program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan
virus biologis
yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Ketika virus dimasukkan ke sistem komputer, dapat menempelkan dirinya sendiri ke, atau kadang-kadang bahkan mengganti,
program yang ada. Jadi, ketika pengguna menjalankan
program tersebut,
virus ini juga dijalankan. Hal ini biasanya terjadi tanpa pengguna menyadarinya.
Berikut beberapa contoh dampak dari virus komputer:
-
Mengurangi kapasitas memori atau disk space.
-
Modifikasi data.
-
Menulis ulang atau merusak
file.
-
Menghapus
Hard drive
BACTERIA
Bacteria adalah
program yang mengkonsumsi sumber daya sistem dengan mereplikasi dirinya sendiri.
Bacteria tidak secara eksplisit merusak
file. Tujuan program ini hanya satu yaitu mereplikasi dirinya.
Program bacteria yang sederhana bisa hanya mengeksekusi dua kopian dirinya secara simultan pada sistem
multiprogramming atau menciptakan dua
file baru, masing-masing adalah kopian
file program bacteria. Kedua kopian in
kemudian mengkopi dua
kali, dan seterusnya.
Logic bomb adalah logik
yang ditempelkan pada
program komputer
agar memeriksa suatu kumpulan kondisi di sistem. Ketika kondisi-kondisi
yang dimaksud ditemui, logik mengeksekusi suatu fungsi
yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi.
¢ Logic
bomb menempel pada suatu program resmi yang diset meledak ketika kondisi-kondisi tertentu dipenuhi.
¢ Contoh kondisi-kondisi untuk memicu
logic bomb adalah ada atau tidak adanya
file-file tertentu, hari tertentu dari minggu atau tanggal, atau pemakai menjalankan aplikasi tertentu. Begitu terpicu,
bomb mengubah atau menghapus data atau seluruh
file, menyebabkan mesin terhenti, atau mengerjakan perusakan
lain.
TRAP DOOR
Trapdoor adalah Titik masuk
tak terdokumentasi
rahasia di
satu program untuk
memberikan akses
tanpa metode-metode
otentifikasi normal.
Trapdoor telah
dipakai secara
benar selama
bertahun-tahun oleh
pemogram untuk
mencari kesalahan
program. Debugging dan testing biasanya
dilakukan pemogram
saat mengembangkan
aplikasi. Untuk
program yang mempunyai prosedur
otentifikasi atau
setup lama atau memerlukan
pemakai memasukkan
nilai-nilai berbeda
untuk menjalankan
aplikasi maka
debugging akan lama bila
harus melewati
prosedur-prosedur tersebut.
Untuk debug program jenis
ini, pengembang
membuat kewenangan
khusus atau
menghilangkan keperluan
setup dan otentifikasi.
Trapdoor adalah
kode yang menerima
suatu barisan
masukan khusus
atau dipicu
dengan menjalankan
ID pemakai tertentu
atau barisan
kejahatan tertentu.
Trapdoor menjadi ancaman
ketika digunakan
pemrogram jahat
untuk memperoleh
pengkasesan tak
diotorisasi.
Pada
kasus nyata,
auditor (pemeriks) perangkat
lunak dapat
menemukan trapdoor pada
produk perangkat
lunak dimana
nama pencipta
perangkat lunak
berlakuk sebagai
password yang memintas proteksi
perangkat lunak
yang dibuatnya. Adalah
sulit mengimplementasikan
kendali-kendali perangkat
lunak untuk
trapdoor.
TROJAN HORSE
Trojan horse
adalah Rutin
tak terdokumentasi
rahasia ditempelkan
dalam satu
program berguna. Program yang berguna
mengandung kode
tersembunyi yang ketika
dijalankan melakukan
suatu fungsi
yang tak diinginkan.
Eksekusi program menyebabkan
eksekusi rutin
rahasia ini.
•Program-program trojan
horse digunakan untuk
melakukan fungsi-fungsi
secara tidak
langsung dimana
pemakai tak
diotorisasi tidak
dapat melakukannya
secara langsung.
Contoh, untuk
dapat mengakses
file-file pemakai lain pada
sistem dipakai
bersama, pemakai
dapat menciptakan
program trojan horse.
•Trojan horse ini
ketika program dieksekusi
akan mengubah
ijin-ijin file sehinga
file-file dapat dibaca
oleh sembarang
pemakai. Pencipta
program dapat menyebarkan
ke pemakai-pemakai dengan
menempatkan program di
direktori bersama
dan menamai
programnya sedemikian
rupa sehingga
disangka sebagai
program utilitas yang berguna.
•Program trojan
horse yang sulit dideteksi
adalah kompilator
yang dimodifikasi sehingga
menyisipkan kode
tambahan ke
program-program tertentu begitu
dikompilasi, seperti
program login. Kode menciptakan
trapdoor pada program login yang mengijinkan
pencipta log ke
sistem menggunakan
password khusus. Trojan horse jenis
ini tak
pernah dapat
ditemukan jika
hanya membaca
program sumber. Motivasi
lain dari trojan
horse adalah penghancuran
data. Program muncul sebagai
melakukan fungsi-fungsi
berguna (seperti
kalkulator), tapi
juga secara
diam-diam menghapus
file-file pemakai.
•Trojan horse biasa
ditempelkan pada
program-program atau rutin-rutin
yang diambil dari
BBS, internet, dan sebagainya.
VIRUS
Virus adalah
Kode yang ditempelkan
dalam satu
program yang menyebabkan pengkopian
dirinya disisipkan
ke satu program lain atau
lebih, dengan
cara memodifikasi
program-program itu.
•Modifikasi dilakukan
dengan memasukkan
kopian program virus yang dapat
menginfeksi program-program
lain. Selain hanya
progasi, virus biasanya
melakukan fungsi
yang tak diinginkan.
•Di dalam
virus komputer, terdapat
kode intruksi
yang dapat membuat
kopian sempurna
dirinya. Ketika
komputer yang terinfeksi
berhubungan (kontak)
dengan perangkat
lunak yang belum
terinfeksi, kopian
virus memasuki program baru.
Infeksi dapat
menyebar dari
komputer ke
komputer melalui
pemakai-pemakai yang menukarkan
disk atau mengirim
program melalui jaringan.
Pada lingkungan
jaringan, kemampuan
mengakses aplikasi
dan layanan-layanan
komputer lain merupakan
fasilitas sempurna
penyebaran virus.
•Masalah yang ditimbulkan
virus adalah virus sering
merusak sistem
komputer seperti
menghapus file, partisi
disk, atau mengacaukan
program.
WORM
Worm adalah Program yang dapat mereplikasi dirinya dan mengirim kopian-kopian dari komputer ke komputer lewat hubungan jaringan. Begitu tiba,
worm diaktifkan untuk mereplikasi dan progasai kembali. Selain hanya propagasi,
worm biasanya melakukan fungsi
yang tak diinginkan.
KLASIFIKASI TIPE VIRUS :
Berikut Ini
Klasifikasi Tipe
Virus :
Ò Parasitic virus. Merupakan
virus tradisional dan
bentuk virus yang paling sering.
Tipe ini
mencantolkan dirinya
ke file .exe. Virus mereplikasi
ketika program terinfeksi
dieksekusi dengan
mencari file‐file .exe lain untuk
diinfeksi.
Ò Memory resident
virus. Virus memuatkan diri
ke memori utama
sebagai bagian
program yang menetap. Virus menginfeksi
setiap program yang dieksekusi.
Ò Boot sector virus.
Virus menginfeksi master boot record atau
boot record dan menyebar
saat sistem
diboot dari
disk yang berisi virus.
Ò Stealth virus. Virus
yang bentuknya telah
dirancang agar dapat
menyembunyikan diri
dari deteksi
perangkat lunak
antivirus.
Ò Polymorphic virus.
Virus bermutasi setiap
kali melakukan infeksi.
Deteksi dengan
penandaan virus tersebut
tidak dimungkinkan.
Penulis virus dapat
melengkapi dengan
alat‐alat bantu penciptaan
virus baru (virus creation
toolkit, yaitu rutin‐rutin
untuk menciptakan
virus‐virus baru). Dengan
alat bantu ini
penciptaan virus baru
dapat dilakukan
dengan cepat.
Virus‐virus yang diciptakan dengan
alat bantu biasanya
kurang canggih
dibanding virus‐virus yang dirancang
dari awal.
MENGGUNAKAN KASPERSKY ANTIVIRUS
MEMULAI SCAN
MEMULAI SCAN MENGGUNAKAN SHORTCUT
MELIHAT HASIL SCAN
MENGHENTIKAN PROSES SCAN
Windows XP
Posted on 13.50 by adikasubrata
Pengenalan Windows XP
XP atau Windows
5.1 build 2600 adalah sebuah versi sistem operasi Windows yang diluncurkan oleh
Microsoft Corporation pada tanggal 25 Oktober 2001 di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Microsoft telah meluncurkan Windows versi 5.0 atau yang dikenal
dengan Windows 2000, baik itu edisi server maupun edisi profesional (untuk
desktop kantoran). Namun pada kenyataannya sebagian besar pengguna menggunakan
Windows XP Professional. Nama XP sendiri, menurut Microsoft merupakan singkatan
dari kata Experience, yang artinya Windows XP membawa pengalaman baru dalam
dunia komputasi, atau setidaknya begitulah yang diharapkan oleh Microsoft.
Perubahan user interface dan tatacara penggunaan memang sangat
revolusioner, seperti yang terjadi dari DOS ke Windows 3.0, dan dari Windows
3.1 ke Windows 95.
Windows XP sendiri berbasis pada
Windows NT dan termasuk pada keluarga NT. Yang termasuk dalam keluarga NT
adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, Windows 2000 & 2003.
Keluarga NT, terutama yang server, memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi
sebuah server.
Pada pertengahan tahun 2000-an,
Microsoft, perusahaan pembuat system operasi Windows, tengah menggarap Windows
ME(Millenium Edition). Namun, karena Windows ME dianggap kurang sukses
menyaingi Windows 98. Maka, Microsoft memutuskan untuk ’mengawinkan’ dua buah
sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem
operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk yang kita kenal sekarang
dengan Windows XP.
Berbagai versi
windows XP :
Windows XP Professional
Windows XP
Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk
komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang
dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server
atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih
lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah
komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal
sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.
Windows XP Home Edition
Windows XP Home
Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan.
Versi ini tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, Fitur jaringan
yang tidak ada pun sangat banyak, di antaranya tidak dapat bergabung dengan
sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak
dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder
yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak
memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang
lainnya.
Windows XP Media Center Edition
Windows XP Media
Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat
semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP
Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai
perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi
Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan
oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti
halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau
PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop.
Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang
ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition)
yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada
umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.
Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP
Professional x64 Edition merupakan versi
Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64.
Windows XP
Professional 64-bit Edition for Itanium
Perbedaan fitur
dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor
Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware
Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan
prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program
yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition.
Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat
rendah.
Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter
Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam
bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface
Pack (LIP). Bahasa yang digunakan pun beragam, mulai dari Bahasa
Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India,
Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador,
Uruguay, dan Venezuela).
Cara Menginstall Windows XP
1)
Siapkan CD WINDOWS XP dan CD
DRIVER MOTHERBOARD.
2)
Atur bios terlebih dahulu agar
prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM.
3)
Tunggu beberapa saat sampai
muncul tulisan "press any key to boot from CD"
4)
Tekan ENTER atau
sembarang tombol, lalu proses instalasi akan mengecek hardware komputer anda,
kemudian akan muncul tulisan "windows setup"
5)
Lalu file-file di dalam cd akan
di load ke dalam komputer, kemudian akan muncul tampilan "welcome to
setup"
6)
Tekan "ENTER"
untuk menginstal windows xp, "R" untuk repair system windows yang
sebelumnya pernah terinstal, "F3" untuk keluar dari proses instalasi,
lalu akan muncul (End User Licese Aggrement)
7)
Tekan "F8" kemudian
proses instalasi akan mencari dan membaca partisi hardisk anda, kemudian akan
muncul semua partisi hardisk anda,
8)
Tekan "ENTER"
untuk langsung menginstal windows, "C" untuk membuat partisi hardisk
anda, kapasitas partisi sesuai dengan kebutuhan anda, dalam satuan MB,
selanjutnya jika anda membuat partisi dengan menekan tombol "C"
9)
Kemudian tuliskan kapasitas
partisi yang ingin anda buat, sebagai contoh, misalkan kapasitas hardisk
anda 40 GB. Kemudian tekan "ENTER"
10)
Kemudian
pilih "format the partition using the NTFS file system (Quick)"
atau "format the partition using the NTFS file system (Quick)" lalu
tekan "ENTER"
11)
Kemudian arahkan pointer pada
posisi "unpartitioned space", lalu
tekan "C" maka akan muncul gambar seperti gambar
sebelumnya, dalam hal ini layar yang akan muncul seperti gambar sebelumnya
menunjukan sisa partisi yang telah anda bagi, setelah selesai partisi ketika
anda menekan "ENTER" seperti yang di jelaskan di atas, maka
akan muncul gambar seperti langkah sebelumnya, setelah itu arahkan poiter di
posisi C: partition1 [New Raw], tekan "ENTER", kemudian akan
muncul proses format
12)
Setelah selesai format,
kemudian windows akan ,menyalin file untuk proses instalasi,
13)
Setelah proses penyalinan
selesai, secara otomatis komputer akan melakukan restart.
Dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan"ENTER“.
Dalam hal ini untuk mempercepat proses restart, anda bisa langsung menekan"ENTER“.
14)
Setelah itu akan muncul loading
windows
15)
Selanjutnya proses instalasi
windows di mulai
16)
Selanjutnya tinggal menunggu
dan akan muncul layar seperti gambar di bawah ini.
17)
Langsung
klik "NEXT"
18)
Isi nama dan organisasinya lalu
tekan "NEXT"
19)
Masukkan serial nombernya,
kemudian tekan "Next" selanjutnya akan muncul layar
administrator, lalu tekan "Next" maka muncul layar Date and
Time Setting
20)
Masukan settingan jam dan
tanggal, klik "Next".
21)
Tunggu sampai muncul layar
seperti gambar di bawah ini, klik
"Next".
22)
Selanjutnya akan muncul layar
work group or computer Domain
23)
Jika komputer anda terhubung
dengan sebuah domain, maka isikan nama domainnya, tapi jika komputer anda stand
alone, maka pilih radio button yang paling atas, lalu tekan "Next“.
24)
Selanjutnya akan muncul display
setting,
klik "OK“.
klik "OK“.
25)
Kemudian windows akan
mendeteksi tampilan optimal dari PC anda,
klik "OK" .
klik "OK" .
26)
Selanjutnya akan muncul loading
jendela windows
27)
Selanjutnya anda akan dibawa
masuk ke dalam windows untuk pertama kalinya
tekan "Next" .
tekan "Next" .
28)
Selanjutnya akan muncul
layar "Help Protect Your PC",
kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next“.
kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next“.
29)
Kemudian komputer akan mengecek
koneksi ke internet, pilih "Yes" lalu tekan "Next“.
30)
Kemudian akan muncul pilihan
aktivasi windows, lalu tekan "Next“.
31)
Setelah itu akan muncul
tampilan yang menunjukan pilihan untuk menambah pengguna komputer kemudian klik
"Next“.
32)
klik "finish", maka
proses instalasi selesai.
33)
Kemudian perlahan masuk ke
windowsnya
Langganan:
Postingan (Atom)















